Kain Tenun Sasak, Cendera Mata Wisata Lombok

Kain Tenun Sasak

Tunun Songket Khas Sasak, Lombok

Lombok, siapa sih yang tidak kenal pulau kecil surga wisata dunia ini? Tentu kamu penasara dong dengan pulau yang diagugkan dalam dunia pariwisata Indoesia ini. Pulau dengan julukan “Seribu Masjid” di Lombok, mempunyai segudang cara untuk menarik minat wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Maka dari itu, jangan heran ya, kalau di Lombok penuh sesak dengan manusia-manusia pemburu keindahan.

Pasalnya Lombok memang kaya akan panorama alam yang eksotis. Wisata pantai dan wisata alam lainnya yang kondang di Lombok selalu memberikan suasana baru penghilang kejenuhan pada hiruk-pikuk kesibukan kota. Nah! Wisata di Lombok sangat cocok nih, untuk mengisi liburan sekolah atau libur kerjamu. Dijamin deh, setelah melancong ke Lombok, kamu akan fresh kembali.

Eits! Tapi jangan lupa ya, selain destinasi wisata yang menarik, Lombok juga punya ikon kuliner dan budaya yang tidak kalah menarik lho. Kalau kamu ingin berbutu kuliner di Lombok, ayang taliwang, sate tanjung, sate bulayak dan beberuq terong adalah kuliner paling recomended yang wajib kamu coba. Sambil jalan apa salahnya kalau jajan, justru perjalanan kamu akan lebih asik, bukan?

 Lebih asik lagi, kalau kamu berwisata sambil menilik budayanya. Wah, benar-benar traveller sejati kalau gitu. Seperti budaya kain tenun yang masih awet di Lombok nih, sebagai sesama orang Indonesia, kamu wajib ikut melestarikan kain tenun ini dong! Biasanya kain tenun di Lombok diproduksi oleh masyarakat Suku Sasak, tepatnya di Dusun Sade. Masyarakat Suku Sasak menjadikan ketrampilan menenun sebagai kegiatan sehari-hari sekaligus ladang pekerjaan mereka.

Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana pembuatan kain tenun Sasak, datang saja ke Dusun Sade, ya! Kegiatan menenun biasa dilakukan oleh kaum perempuan Suku Sasak. Pengerjaannya pun membutuhkan waktu yang cukup lama. Akan tetapi jika sudah menjadi kain, maka keindahannya tidak akan luntur oleh masa.

Selain, produksi kain tenun di Dusun Sade, Lombok juga memiliki tempat produksi kain tenun Sasak di Dusun Sukarara, Kecamatan Jonggot. Jika ditempuh dari Kota Mataram, kamu akan membutuhkan waktu 15 menit. Tidak berbeda dari Dusun Sade, pelopot pengrajin tenun di Dusun Sukarara juga didominasi oleh kaum perempuan. Nah, jika kamu berkesempatan untuk melihat proses pembuatan kain tenun Sasak, pastilah akan menjadi pengalaman yang sangat berharga.

Kain tenun Sasak, selain memukau karena perpaduan warnanya yang cerah dan motifnya yang unik, juga memiliki berbagai kegunaan. Kain tenun Sasak dijadikan pakaian adat Lombok dan bisa juga dimanfaatkan sebagai pakaian sehari-hari. Dalam prosesi upacara adat dan keagamaan di Lombok, sering kali dijumpai kain tenun Sasak sebagai busana utamanya. Bukan hanya untuk pakaian, kain tenun Sasak juga dijadikan tas, taplak meja dan berbagai hiasan untuk interior rumah yang unik.

Kisaran harga untuk kain tenun Sasak pun bervariasi. Mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu untuk syal dan selendang. Sedangkan uuntuk batik lukis Sasamdo serta tenun berbahan benag sutera dan benang emas, harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Namun, pastinya akan lebih afdol dan sakral kalau kamu sendiri yang memilih cendera mata khas dari Lombok.


Awesome Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.