Pertama di Indonesia dan Kedua di Dunia, Lombok akan Miliki Pantai Khusus Wanita

Pantai Khusus Wanita di Lombok

HOLIDAYISLOMBOK.com – Mungkin sebagian orang akan berpikir, mustahil Lombok bisa memiliki pantai khusus wanita. Ide ini juga sempat dicibir beberapa kalangan, dan menilai ini adalah ide yang mengada-ada. Namun, tidak semua orang pesimis dengan ide ini. Salah satu panitia kompetisi wisata halal tingkat nasional, Wishnu Rahtomo, justru menilai ide bisa menjadi inspirasi daerah lain untuk membuat hal yang sama.

“Lombok sangat kaya dengan destinasi pantai. Jika benar Lombok memiliki pantai khusus wanita, ini akan menjadi pantai pertama di Indonesia yang pengunjungnya khusus wanita. Atau bisa jadi, menjadi pantai wanita kedua di dunia setelah negara Turki,” ujar Wishnu di sela-sela melakukan asessement wisata halal di Lombok belum lama ini.

Potensi NTB untuk menjadikan salah satu kawasan pantainya menjadi pantai khusus wanita, bukan hal yang mustahil dilakukan. Lombok-Sumbawa (NTB) memiliki 280 pulau-pulau kecil (gili) dengan keunggulan keindahan pantainya. Selain keindahan pantainya yang tersebar di ratusan gili, destinasi pantai pulau Lombok juga terpapar sepanjang 2.333 kilometer dari potensi perairan laut seluas 29.159,04 kilometer yang dimiliki NTB.

Ide membuat pantai khusus wanita di Lombok ini, terinpirasi dua awards internasional yang diraih Lombok dalam sebuah kompetisi halal dunia. Dua penghargaan dunia ini, memacu kreatifitas pelaku pariwisata di Lombok untuk memulai promosi wisata halal ke Timur Tengah dan Malaysia. Kemudian tercetus  ide melahirkan sebuah destinasi baru (wisata pantai) khusus wanita untuk mengakomodir keinginan kalangan wanita agar bisa bebas menikmati keindahan pantai.

Selama ini, ide menciptakan pantai khusus wanita langkah awalnya tentu tidak mudah. Termasuk untuk mendatangkan wisatawan muslim wanita ke obyek wisata ini nantinya.

“Kita jangan berpikir bagaimana mendatangkan wisatawan wanitanya dulu. Ini memang tidak mudah. Satu hal yang harus kita pikirkan ke depan, ketika wisatawan merasa jenuh mendatangi obyek wisata yang itu-itu saja. Atau mungkin, ada sebagian wisatawan yang privasi ke wanitaannya tidak ingin terganggu. Kita hanya ingin memulai, berani mencoba membuat paket baru berwisata adalah tantangan untuk menjadikan pariwisata di Lombok ini semakin tumbuh,” pungkas Hasanuddin, salah seorang anggota Badan Promosi Pariwisata  Daerah (BPPD) NTB.


Awesome Facebook Comments

One Comment

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *